Membuat autorun CD/DVD dan flashdisk dilengkapi icon

For Next tutorial >> " Bagaimana Membuat Autorun CD/DVD Dan Flashdisk Dengan Iconnya " . Berikut tutorialnya.


1 Untuk CD/DVD

Ketika kita membuat sebuah CD untuk orang lain, kadang kita ingin ketika orang tersebut memasukkan CD maka muncullah tulisan yang perlu dibaca dahulu atau ada sebuah aplikasi yang berjalan secara otomatis beberapa saat begitu CD dimasukkan. Nah, ketika itulah kita perlu membuat CD yang mempunyai autorun.

Karena Saya pernah membuat beberapa CD interaktif , setidaknya ada beberapa cara-cara praktis yang ingin Saya tuliskan disini, eh bentar, disclaimer dulu!!! apa yang Saya tuliskan disini adalah murni dari pengalaman, Jadi jangan tertawakan ya kalau ada cara-cara yang agak aneh… :mrgreen: oh iya cara-cara yang Saya pakai disini tingkat keberhasilannya mencapai 68% pada komputer yang ber-OS windows (artinya hasilnya tidak semuanya berhasil).


Ok, sekarang, bagaimana caranya? Hehehe gampaang… sediakan contoh CD yang sudah ada autorunnya seperti CD bonus majalah atau CD interaktif apapun. Pertama-tama coba kita pelajari apa yang ada di CD yang ada autorunnya tetapi tidak di CD biasa, Anda lihat? ya benar! itu dia, sebuah file bernama ‘autorun’ yang berekstensi ‘inf’. Nah sekarang kita lihat-lihat isinya… coba double klik


Adapun cara membuat file autorun.inf adalah sebagai berikut:

1. Membuat File Autorun.inf

- buka notepad

- ketik:

[autorun]

open=namaFile.exeYangMauDiJalankanOtomatisPadaCDnya

icon=namaFileIkon.icoYangMauDijadikanIkonPadaCDTersebut

contoh:

[autorun]

open=mySalman.exe

icon=mySalman.exe

- klik save as

- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama autorun.inf (namanya harus autorun + ekstensinya harus inf)

- copy-kan file autorun.inf ke CD tersebut

perhatian:

- cara lain membuatnya adalah dengan kopipes+edit

- file autorun.inf harus berada di root utama CD tersebut, sedangkan file .exe yg diautorun boleh setara dengannya atau di folder bawahnya

- aturan penulisan di Windows tidak case sensitive

- file yang bisa berjalan otomatis pada autorun hanya file application (*.exe, *.bat, *.com, *.hta, dsb) sedangkan untuk file-file lain tidak, tetapi ada cara meng’akali’nya yaitu dengan membuat aplikasi yang membuka file lain secara otomatis berikut caranya:

2. Membuat Autorun File Selain Application

- buka notepad

- ketik:

start namaFileYgMauDibuka.xxx

contoh:

start sebuahFolderDalamCDKlik!Salman.pdf

- klik save as

- pilih ‘save as type’-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama kemudian beri ekstensi .bat

- copy-kan file .bat ke CD tersebut

- jangan lupa pada autorun.inf yang di-open adalah file .bat tersebut

3. Membuat Menu Autorun

Misalkan kita ingin memberikan pilihan kepada User yang memasukkan CD kita —apakah mau membaca readme, menjalankan aplikasi, atau browse isi CD— maka kita perlu membuat sebuah menu autorun yang berisi pilihan-pilihan tersebut. Kita dapat membuatnya dengan beberapa cara yaitu menggunakan software khusus pembuat autorun, misalnya autoplay menu builder, demoshield, dsb. ini adalah cara paling mudah. Atau bisa juga kita buat aplikasi sendiri dengan membuat program console maupun dengan tampilan visual.

Karena Saya terbiasa menggunakan Flash maka Saya lebih senang membuat aplikasi menu autorun dengan menggunakan Flash (selain juga karena mudah membuatnya dan mengkastemaiznya).
ActionScript penting yang digunakan kali ini adalah fscommand (“exec”,”namafile.bat”) untuk menjalankan file .bat yang telah kita isikan script yg sebelumnya dan getURL(““) untuk meng-explore isi CD kita. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

fscommand(command:String, parameters:String) : Void

untuk menjalankan aplikasi kita bisa memakai command ‘exec’ yang mempunyai parameter berupa path dari aplikasi dan mempunyai kegunaan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi. Perintah exec hanya akan bekerja dari file Flash projector (tidak bisa dari SWF). Perintah exec juga hanya akan mengeksekusi file yang berada di subdirektori yang bernama fscommand (ntah kenapa nama foldernya harus fscommand, tapi biarlah terserah developer yg buatnya…) jadi kesimpulannya, file-file .bat akan kita simpan di folder fscommand ini yang nantinya akan dipanggil oleh sang Flash projector. contoh: di sebuah tombol kita berikan script tombol.onRelease=function(){fscommand(“exec”,”buka.bat”)} maka dia akan mengeksekusi aplikasi buka.bat yang ada di folder fscommand yang setara dengan path dari file flash tersebut.


getURL(url:String, [window:String, [method:String]]) : Void

action getURL biasanya dipakai untuk me-load sebuah dokumen dari suatu URL spesifik ke sebuah window atau melewatkan variabel ke aplikasi lain ke URL lain. misalnya kita buat sebuah tombol dengan script tombol.onRelease=function(){getURL(“http://faisalman.wordpress.com”, “_blank”)} yang akan membuka browser dan menuju ke halaman yang dituju, atau getURL(“mailto:blablabla@balabala.com”)untuk mengirimkan ke email. Nah, untuk meng-explore path CD kita ternyata bisa dengan mengosongkan URL dalam action getURL(“”) maka dia akan meng-explore path Flash tersebut berada –yang ada di path utama CD kita.

Peringatan!!! : Tambahan lagi, browser defaultnya harus IE (ih, ketinggalan jaman) kalau ngga cara ini 68% akan gagal.

update lagi: eh, ternyata yang seperti ini ada trik untuk mengakalinya :) lihat di http://www.actionscript.org/resources/articles/693/1/

Kemudian pada bla…bla…bla… pokoknya nanti hasilnya akan seperti ini:


#2 Untuk Flashdisk

Buatlah file dengan nama desktop.ini (perhatikan caranya sama seperti membuat autorun.inf, yaitu dengan menggunakan notepad). File ini berguna untuk mengubah background flashdisk, warna text, dan memberikan label infotip untuk flashdisk kita. Adapun isinya adalah sebagai berikut:

[.ShellClassInfo]

InfoTip= Faisalmandisk :: jika anda sedang meminjam, jagalah Flashdisk ini baik-baik

[ExtShellFolderViews]

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]

IconArea_Image= gambarbackground.jpg

IconArea_Text= 0xcc00aa

Script ini saya lihat dari sebuah contoh file…

- Ganti kalimat infotip untuk mengganti label flashdisk.

- Ganti iconarea_image dengan gambar yang ingin dijadikan background, misal gambarnya bernama gambarsaya.jpg yang ada di dalam folder bernama foldergambar maka IconArea_Image=foldergambargambarsaya.jpg

- Ganti nilai iconarea_text dengan warna pilihan (pada contoh disini 0xc00aa merupakan nilai hexa dari warna ungu, coba ubah nilai hexa-nya jadi 0xffffff atau 0×000000, warna apa yang terjadi?)

Kemudian, buat juga file autorun.inf jika kita ingin mengubah icon flashdisk kita dan menjalankan program autoplay yang telah kita buat sendiri. Isi autorun.inf adalah sebagai berikut (dengan asumsi di flashdisk kita sudah tersedia file yg namanya ReadMe.exe dan ikonFaisalman.ico):


[Autorun]

Open = ReadMe.exe

Icon = ikonFaisalman.ico

Action=Faisalmandisk – Baca dulu peringatan ini!!!

shellexecute = ReadMe.exe

shellopencommand = ReadMe.exe

shellautocommand = ReadMe.exe

Teknik autorun ini banyak dipakai oleh virus-virus yang menyebar lewat flashdisk. Lihat gambar di bawah ini, background flashdisk kita sudah berubah menjadi gambar (warnanya saya biarkan default). dan yang menarik, tulisan Action pada autorun.inf akan ditampilkan pada saat autoplay…


Kemudian lihat gambar yang satu lagi ini,ketika membuka explorer maka label infotip kita akan muncul disitu. Dan.. wow, icon flashdisk kita sudah berubah !!!

Artikel Terkait



1 komentar:

Anonim mengatakan...

Min kalau hanya ingin memutar mp3 saja gimana?
open=musik.mp3 / play=musik.mp3

Posting Komentar

Jadilah pengunjung yang aktif, komentar anda sangat berarti.

Trik Internet Gratis

Artikel Lainnya

Archives